Menjelang Pesta Demokrasi, Kodim 0413/Bangka Berkomitmen Netralitas TNI Dalam Pemilu Dan Menjaga Kepercayaan Masyarakat pada Pemilu 2024

Pangkalpinang – Viralperistiwa.com-  Dandim 0413/Bangka Kolonel Arm Fitstya Andrean Gitrias, S.H.M.M didampingi seluruh Para Perwira Kodim 0413/Bangka melalui Video Conference, menerima arahan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil, dalam rangka pengamanan Pemilu 2024, bertempat diruang rapat Makodim 0413/Bangka Jumat (29/12/2023).

Pemilu (Pemilihan Umum) merupakan proses demokratis yang penting dalam sebuah negara. Pengamanan pemilu sangat krusial untuk memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan adil, bebas, dan transparan. Kodim 0413/Bangka merupakan salah satu satuan dibawah Kodam II/Swj, memberikan dukungan agar proses pesta demokrasi tersebut berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam Vicon tersebut Para Danrem dan Dandim serta Danyon jajaran Kodam II/Swj memaparkan kepada Pangdam II/swj tentang kesiapan satuannya dalam rangka pengamanan Pemilu 2024. Paparan tersebut berisikan jumlah TPS, jumlah pasukan pengaman, jumlah peralatan, perlengkapan yang sudah disiapkan dan berapa jumlah pasukan cadangan yang siap digerakkan oleh Batalyon serta pemetaan daerah2 yg rawan.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0413/Bangka mendengarkan semua arahan arahan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil, dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 mendatang. Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil dalam arahannya memerintahkan kepada Dansat jajarannya, agar mengantisipasi daerah yang rawan banjir. “Jangan menempatkan TPS yang berada di daerah atau tempat yang bisa terkena banjir. Babinsa dan aparat terkait agar berkoordinasi, TPS yang diplot jangan berada di daerah yang berdampak terkena banjir”, ucapnya.

“Selama 6 bulan, akan ada Babinsa penugasan dalam menghadapi pemilu dan apabila anggota Babinsa tersebut berkeinginan berada dikodim penugasan, akan dibuatkan Sprin untuk ditempatkan menjadi organik Kodim tersebut”, lanjut Pangdam.

Diakhir Vicon, Pangdam memberikan penekanan kepada Dansat jajarannya untuk selalu menjaga netralitas TNI pada pemilu, karena tingginya indek kepercayaan masyarakat kepada TNI. “Laksanakan deteksi dini dan cegah dini, bila ada perkembangan segera dilaporkan. Adakan Kodim masuk kampus. Dansat jangan menggunakan dana hibah dari Pemda dalam pengamanan Pemilu, “tutup Pangdam ll/Sriwijaya.

Pendim413Bangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *