Babinsa Koramil 03/Sungai Sarik dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Nagari Koto Dalam Barat
Sungai Sariak, viralperistiwa.com – Babinsa Koramil 03/Sungai Sarik Kodim 0308/Pariaman,Serka Yuni Yanto dan Serka Edison, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan material tanah longsor yang menutupi jalan Korong Batang Piaman Nagari Koto Dalam Barat, Kec. VII Koto Padang Sago, Kab. Padang Pariaman, Minggu (30/11/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah darurat untuk membuka akses jalan yang tertutup total akibat longsor. Jalan di Korong Batang Piaman yang merupakan jalur utama yang menghubungkan antar korong serta jalan alternatif antar kecamatan, dan menjadi akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mendistribusikan kebutuhan sehari-hari.
Menurut Babinsa gotong royong ini dilakukan untuk membuat jalan alternatif sementara sambil menunggu kedatangan alat berat dari pemerintah daerah. Langkah itu diambil agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terhenti.
“Kami bersama warga berupaya membuka jalan kecil agar kendaraan roda dua bisa lewat lebih dulu. Setidaknya masyarakat masih bisa beraktivitas sambil menunggu alat berat datang untuk membersihkan material secara total,” ujarnya.

Tanah longsor tersebut terjadi setelah wilayah nagari Koto Dalam Barat diguyur hujan deras selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi tanah yang labil di sekitar tebing jalan membuat lereng tidak mampu menahan volume air, hingga akhirnya longsor terjadi. Material tanah dan batang kayu menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter, dengan ketebalan mencapai hampir 3 meter di beberapa titik.
Akibatnya, akses transportasi dari dan menuju kantor wali nagari, sekolah, pasar dan fasillitas umum lainnya sempat terputus total, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Masyarakat yang hendak ke pasar, sekolah, atau tempat kerja harus menunggu hingga pembersihan dilakukan secara manual.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung melapor kepada aparat nagari dan Babinsa.
Mengetahui hal tersebut,Babinsa pun segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pembersihan.
Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, dan parang. Meski terbatas, semangat kebersamaan antara Babinsa dan warga membuat pekerjaan berjalan lancar. Dalam waktu singkat, sebagian material berhasil disingkirkan sehingga jalur kecil bisa dibuka kembali.
Babinsa menyampaikan apresiasi atas antusias dan kekompakan masyarakat yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
“Inilah wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dengan kerja sama seperti ini, segala kesulitan pasti bisa kita atasi bersama,”ucapnya mengakhiri.
