Di Tengah Rintik Hujan, Gubernur Babel Serap Aspirasi Massa Demonstrasi Penambang
Pangkalpinang, viralperistiwa.com — Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menghadiri langsung aksi demonstrasi yang digelar oleh sejumlah massa pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, di depan gerbang Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran gubernur bersama jajaran pejabat daerah tersebut menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menyikapi aspirasi masyarakat.
Aksi demonstrasi yang diikuti oleh beberapa kelompok massa itu menyuarakan sejumlah tuntutan, salah satunya terkait permohonan pembebasan pekerja tambang yang saat ini ditahan oleh pihak berwajib. Massa menilai penahanan tersebut berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga para pekerja, terutama bagi istri dan anak-anak yang menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari hasil pekerjaan para penambang tersebut.
Para demonstran berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius serta mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut, mengingat dampak sosial yang dirasakan keluarga pekerja tambang. Aspirasi tersebut disampaikan secara terbuka dengan harapan adanya dialog langsung antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam aksi tersebut, Gubernur Hidayat Arsani hadir didampingi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., serta Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, H. Didit Sri Gusjaya, S.H., M.H. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum ini mencerminkan sinergi antar-lembaga dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Meski diguyur rintik hujan, Gubernur Hidayat Arsani tetap berdiri di hadapan massa dan menyampaikan tanggapan secara langsung. Sikap tersebut mendapat perhatian dari para demonstran sebagai bentuk kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang penuh dinamika.
Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat dan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme yang konstitusional serta sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan berkoordinasi kembali dengan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung serta Ketua DPRD Provinsi untuk membahas tuntutan yang disampaikan demonstran, khususnya terkait persoalan hukum pekerja tambang, guna mencari solusi yang adil dan berkeadilan.
“Pemerintah provinsi hadir untuk mendengar dan mencari solusi. Aspirasi masyarakat akan kami tampung dan kami bahas bersama pihak terkait agar ada kejelasan dan langkah konkret ke depan,” ujar Gubernur Hidayat Arsani di hadapan massa aksi.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Ia mengapresiasi aksi demonstrasi yang berlangsung tertib dan kondusif, serta mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.
Sementara itu, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor Theodorus Sihombing menyatakan bahwa pihak kepolisian akan tetap menjalankan tugas sesuai prosedur hukum yang berlaku, sekaligus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah guna memastikan penanganan permasalahan berjalan secara transparan dan profesional.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung dengan pengamanan aparat kepolisian dan berakhir dalam kondisi aman dan tertib. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi bersama dalam menjaga stabilitas, ketertiban, serta kesejahteraan masyarakat di daerah.

