April 26, 2026

Perpustakaan Kota Pangkalpinang Tawarkan Layanan Digital dan Edukasi Inklusif

0
WhatsApp Image 2026-04-08 at 15.31.23

Pangkalpinang, viralperistiwa.com — Kamis (8/4/2026), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang terus mengembangkan layanan literasi yang relevan dengan era digital. Transformasi ini dilakukan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengakses informasi dan pengetahuan dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman melalui perpustakaan.

Secara umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bertugas menyelenggarakan layanan perpustakaan, mengelola arsip daerah, dan menyediakan informasi publik yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Koleksi buku, dokumen, dan arsip yang tersusun rapi menjadi sumber belajar, penelitian, dan referensi bagi masyarakat yang membutuhkan data terpercaya.

“Tentunya menghadapi era digitalisasi, kita harus eksis dalam mengembangkan literasi bagi kaum muda. Literasi ini sangat berguna untuk memberikan sarana informasi dan ilmu pengetahuan bagi mereka, dan perpustakaan kini juga menjadi tempat rekreasi sosial yang bisa bekerja sama dengan masyarakat,” ujar Plt. Dedi Aldriyansyah. Kutipan ini menegaskan bahwa perpustakaan kini berperan ganda: sebagai pusat pengetahuan sekaligus ruang sosial bagi masyarakat.

Selain menyediakan fasilitas literasi, perpustakaan juga membangun kolaborasi dengan komunitas dan UMKM lokal. Melalui kerja sama ini, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi wadah pengembangan keterampilan, kreativitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih produktif.

Fasilitas perpustakaan terus ditingkatkan untuk kenyamanan pengunjung. Ruangan ber-AC, koleksi lengkap, ruang baca nyaman, dan pelayanan ramah serta terbuka bagi semua golongan menjadi standar layanan. Dedi menekankan bahwa masukan dari pengunjung selalu diterima untuk peningkatan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam pengelolaan arsip, gudang arsip saat ini digunakan untuk menyimpan dokumen fisik penting. Meski pembangunan depo arsip khusus belum dapat dilakukan karena membutuhkan bangunan dan kelembapan khusus, arsip tetap dirawat dengan standar profesional agar kualitasnya tetap terjaga, termasuk perlindungan terhadap serangan rayap.

Transformasi digital juga diterapkan melalui sistem Srikandi, yang memungkinkan masyarakat mengakses dokumen penting secara daring. Hal ini mempermudah proses literasi, memperluas jangkauan informasi, dan mendukung kebutuhan generasi muda yang semakin melek teknologi.

Dengan fasilitas nyaman, layanan literasi dan arsip digital, serta kolaborasi dengan komunitas dan UMKM, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang terus memperkuat posisinya sebagai pusat literasi modern yang inklusif, inovatif, dan relevan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Dhea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *